Kisah Anak Usia 4,5 Tahun Terlahir Prematur dan Lumpuh Otak Hafal Quran 30 Juz

Kisah Anak Usia 4,5 Tahun Terlahir Prematur dan Lumpuh Otak Hafal Quran 30 Juz


Indonesia tak hanya memiliki seni, budaya dan adat yang beraneka ragam.

Namun, Indonesia juga memiliki putra dan puti bangsa yang berprestasi juga membanggakan.

Tak hanya mereka yang meriah olimpiade ataupun menjadi insinyur atau pemenang di berbagai bidang ilmu.

Namun putra-putri penghafal Al-quran juga termasuk sebagai anak bangsa yang membanggakan.

Sayangnya, tak banyak media yang memberitakan prestasi dari putra putri penghafal Al-quran yang harusnya bisa lebih diperbanyak untuk dijadikan motivasi bagi anak bangsa yang mampu membaca Al-quran.

Seperti kisah dari Fajar, anak berusia 4,5 tahun yang hafal al-quran meski terlahir prematur dan lumpuh otak.

Kisahnya yang diposting oleh halaman islampos.com kemudian menjadi viral di media sosial Facebook dan membuat netizen trenyuh.

Berikut ini kisahnta dikutip oleh TribunSolo.com dari Islampos.com.

"Ustaz Yusuf Mansur sangat menyesal karena baru mengetahui keberadaan Fajar Abdurokhim Wahyudiono sekarang-sekarang ini.

Fajar menderita penyakit Cerebral Palsy atau Lumpuh Otak sejak dilahirkan.

Namun ternyata, ia sudah menyelesaikan hafalan Al Qur’an 30 Juz saat berusia 4,5 tahun. Allahu Akbar!

“Kalau begini ceritanya, maka Fajar adalah penghafal Al Qur’an terkecil (termuda) di dunia, Masya Allah,” ungkap Ustadz Yusuf.

“Tahun depan saya akan berangkatkan Fajar ke Makkah Al Mukarromah untuk ikut Musabaqah Hifzhil Qur’an Internasional, doain mudah-mudahan Fajar bisa juara 1 Amin,” lanjut Ustadz Yusuf.

“Kira-kira apa ni rahasianya bisa hafal seperti ini?” tanya Ustadz Yusuf.

“Sebenarnya Fajar bisa hafal AlQuran itu tidak sengaja Ustadz…” jawab ibu Fajar, Heni.

“Masyaa Allah, tidak sengaja aja bisa hafal Quran, apalagi sengaja… iya gak?” samber Ustadz Yusuf.

Ibunya menceritakan bahwa Fajar terlahir prematur usia kandungan 6,5 bulan beliau lahir.

Dokter menyampaikan kalau Fajar menderita Cerebral Palsy, jadi harus dirawat di rumah sakit.

Ketika dirawat di rumah sakit, ayah Fajar rutin membawakan ASI (Air Susu Ibu) dan ketika mengantar ASI, ia selalu membacakan AlQuran 1/2 juz di pagi hari dan setengah juz berikutnya di sore hari. Jadi Fajar sudah mendengar Al-Quran 1 juz per hari sejak lahir.

“Dan ketika sudah dirawat di rumah, saya dan suami sepakat memutarkan tilawah 24 jam agar dia selalu mendengar yang baik-baik saja tanpa terpikir dia akan hafal Al Quran,” cerita Heni.

Di usianya yang ketiga, Fajar baru dapat berbicara namun yang keluar dari bibirnya seringkali berupa potongan-potongan ayat Al Qur’an. Namun ketika itu masih belum berurutan dan masih seringkali kebingungan dengan lanjutan ayatnya.

Pasangan tersebut lalu memanggil seorang guru untuk mengajarkan dan membimbing hafalan Fajar. Masya Allah, hasilnya Fajar hafal 30 juz Al Qura’n di usia 4,5 tahun dengan hafalan yang sangat kuat."

Netizen yang membaca kisah Fajar tersebut pun mengungkapkan kekaguman dan rasa takjubnya.






Sumber Artikel:

Iklan Atas Artikel

Copy

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel